Tuesday, June 9, 2009

Install Driver GeForce 7100 di Ubuntu Jaunty

Minggu kemaren LABSI mendapatkan jatah komputer baru dari pengadaan alat pendidikan tahun anggaran 2009, 2 unit komputer tipe Acer Aspire M1641 dengan monitor LCD Acer AL1716W. Sebenarnya saya baca di spesifikasi, seharusnya sudah terinstal Linux, tapi entah mengapa ternyata OS nya sudah berubah ke Windows XP SP2 “bajakan”.

Karena lagi semangat-semangatnya go open source (ciaaaaaa …......!), langsunga aja aq ancang-ancang install Linux, pilihannya ada dua antara Ubuntu Jaunty Jackalope atau Blankon Nanggar (distro favorit nih …!). secara pribadi, aku sebenarnya lebih suka Ubuntu, namun aku lebih bangga menggunakan Blankon, maka target komputer pertama saya install Blankon Nanggar (bukan saya sih yang install tapi si Rotua; admin Lab) tanpa masalah, sedangkan komputer kedua aku coba install Ubuntu Jaunty Jackalope.

Untuk Ubuntu Jaunty Jackalope ada sedikit masalah, saat sesi live CD sudah kelihatan kalau Ubuntu Jaunty Jackalope belum bisa secara otomatis mengenali GeForce 7100 (VGA onboard Aspire M1641), maksimal resolusi hanya 800x600 padahal dari spesifikasi monitor LCD Acer AL1716W widescreen 10:16, alhasil tampilan jadi lebar dan gemuk.

Lagi-lagi harus tanya Mbah Google, hasilnya adalah pertama aku harus install nvidia-glx-180 driver nvidia yang support ke GeForce 7100 (liat di http://packages.ubuntu.com/jaunty/nvidia-glx-180), kedua aku harus mengubah konfigurasi xorg.conf di /etc/X11/ untuk menambahkan daftar video card (baca di http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=533299).

Jalankan nvidia-xorg untuk memastikan perubahan konfigurasi di xorg.conf sudah benar (kalau salah akan ada pesan kesalahan dari system). Kalau sudah beres tinggal restart x server atau lebih gampang reboot komputer. Insyaallah berhasil.

Ini contoh konfigurasi lengkap xorg.conf :

# nvidia-xconfig: X configuration file generated by nvidia-xconfig

# nvidia-xconfig: version 1.0 (buildmeister@builder63) Mon Mar 23 15:33:27 PST 2009

Section "Monitor"

Identifier "Generic Monitor"

HorizSync 28.0 - 204.0

VertRefresh 43.0 - 60.0

Option "DPMS"

EndSection


Section "Screen"

Identifier "Screen0"

Device "nVidia Corporation GeForce 7100 GS"

Monitor "Generic Monitor"

DefaultDepth 24

SubSection "Display"

Depth 1

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

SubSection "Display"

Depth 4

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

SubSection "Display"

Depth 8

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

SubSection "Display"

Depth 15

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

SubSection "Display"

Depth 16

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

SubSection "Display"

Depth 24

Modes "4095x4095" "1280x1280" "1280x1024" "1280x800" "1024x768" "800x600" "720x400" "640x480"

Virtual 1280 800

EndSubSection

EndSection


Section "Module"

Load "dbe"

Load "extmod"

Load "type1"

Load "freetype"

Load "glx"

EndSection

Section "InputDevice"

Identifier "Mouse0"

Driver "mouse"

Option "Protocol" "auto"

Option "Device" "/dev/psaux"

Option "Emulate3Buttons" "no"

Option "ZAxisMapping" "4 5"

EndSection


Section "InputDevice"

Identifier "Keyboard0"

Driver "kbd"

# generated from default

EndSection

Section "ServerLayout"

Identifier "Layout0"

Screen 0 "Screen0" 0 0

InputDevice "Keyboard0" "CoreKeyboard"

InputDevice "Mouse0" "CorePointer"

EndSection

Section "Device"

Identifier "nVidia Corporation GeForce 7100 GS"

Driver "nvidia"

EndSection

Read More

Saturday, June 6, 2009

Install Squid Proxy Server Di Windows XP

Saya sempat terkejut sewaktu ada teman yang ingin membuat warnet dengan server menggunakan Windows XP, tapi memang kita tidak boleh antipati terhadap produk Microsoft, selama itu legal (bukan bajakan). Bahkan beberapa produk open source sudah meyertakan versi yang bisa berjalan di platform windows. Sebutlah openoffice, squid, tftpd dan lain-lain.


Mungkin dengan dasar itulah saya coba belajar instalasi paket-paket open source yang dibutuhkan untuk warnet berbasis Windows. Untuk kali ini saya coba install server proxy menggunakan Squid.


Paket Squid for Win bisa download di sini, pilih versi terbaru yang standart saja :
http://www.acmeconsulting.it/pagine/opensource/download/squid.htm


Setelah download ekstrak file zip squid yang di download di c:\squid. File konfigurasi ada di c:\squid\etc\, copy file squid.conf.default dan ubah nama filenya menjadi squid.conf, copy file mime.conf.default dan ubah nama filenya menjadi mime.conf, lalu konfigurasi squid.conf, yang sangat perlu untuk diperhatikan pada baris berikut :

…….
http_port 3128 #port yang digunakan, bisa diganti sesuai keinginan anda

…….

acl localnet src 10.10.10.0/24 #localnet adalah nama network dari 10.10.10.0/24
…….

http_access allow localnet #pastikan network diberi ijin akses

…….


Lalu simpan.


Langkah selanjutnya adalah membuat direktori squid cache dulu (dalam direktori c:\squid\sbin) dengan cara mengetikkan perintah :

C:\squid\sbin>squid -z

Jika konfigurasi benar maka pembuatan cache nya berjalan mulus.

Kemudian install squid agar bisa dijalankan sebagai servis secara default, dengan cara ketik :


C:\squid\sbin>squid -i


Untuk meyakinkan, masuk ke control panel -> Administrative Tools -> Services
Cari nama squid. Start untuk mulai menjalankan servis squid.



Catatan:
Jika dalam windows anda firewall sedang aktif, pastikan squid masuk dalam daftar exceptions, baik aplikasinya maupun port yang digunakan. Secara default aplikasi squid (c:/squid/etc/squid.exe) sudah ada dalam daftar exceptions dengan nama squid, kita tinggal menambahkan daftar exceptions unutk port yg digunakan squid, caranya :

1. Masuk ke control panel -> windows firewall -> Exceptions

2. Klik add port isikan name: squidport

Port number : (isikan port yang di buka pada squid conf pada fole configurasi saya port 3128 )
dan TCP yang di aktifkan kemudian ok

3. Jangan lupa squid pada exceptions di beri tanda cek




Untuk memblok website tertentu agar tidak bisa diakses oleh client, tambahkan pada squid.conf :


……..
acl blocklist url_regex "c:/squid/etc/blocklist.txt"

…….


Buat file blocklist.txt di c:\squid\etc, dan isikan daftar situs yang ingin diblok, contohnya :

.webscruiser.cc
.e-finder.cc

Untuk daftar situs porno dan berbahaya yg cukup lengkap bisa download di sini.
----------


Contoh konfigurasi sederhana squid.conf :


#file squid.conf
http_port 3128
httpd_accel_host virtual
httpd_accel_port 80
httpd_accel_with_proxy on
httpd_accel_uses_host_header on
icp_port 0
visible_hostname padi-murni
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \?
no_cache deny QUERY
cache_mem 64 MB
cache_dir ufs c:/squid/var/cache 4500 16 256
redirect_rewrites_host_header off
acl mynet src 10.10.10.0/24
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl Safe_ports port 80 443 210 119 70 21 1025-65535
acl CONNECT method CONNECT

acl blocklist url_regex "c:/squid/etc/blocklist.txt"

cache_mgr me@localhost
cache_access_log c:/squid/var/logs/access.log
cache_store_log c:/squid/var/logs/store.log
cache_log c:/squid/var/logs/cache.log
log_icp_queries off
cachemgr_passwd rahasia
acl manager proto cache_object
http_access allow manager
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
http_access allow mynet
http_access allow localhost
http_access deny all
#eof


Selamat mencoba....!

Read More

Tuesday, June 2, 2009

BING; Mesin Pencari Keluaran Microsoft

Mungkin terinspirasi oleh kesuksesan Google sebagai Search Engine terfavorit di dunia, Microsoft juga mencoba mengeluarkan produk serupa, BING. Beralamat di www.bing.com, Microsoft berusaha menampilkan fitur-fitur baru yang tidak dipunyai oleh Google.

Pertama kali kita mengunjungi BING, otomatis akan digiring ke regional sesuai dengan setting di komputer, ada perbedaan antara regional Indonesia dengan US-English.





Untuk pencarian versi Indonesia belum lengkap, hanya ada Web, Image, News dan More yang didalamnya ada xRank. Apabila Anda ingin mencoba fitur Bing yang lengkap bisa mencoba pencarian versi United States silakan klik tulisan Indonesia di pojok kanan atas. Akan terbuka halaman pilihan negara. Klik di US-English, tepatnya di kanan bawah.



Menu yang tersedia antara lain adalah:

  • Web, untuk mencari halaman website.
  • Images, untuk mencari gambar.
  • Videos, untuk mencari video.
  • Shopping, untuk mencari, membandingkan dan membeli belanjaan.
  • News, mencari tahu berita.
  • Maps, mencari lokasi dan bagaimana cara mencapainya.
  • xRank, untuk mengetahui apa yang paling banyak dicari saat ini.
  • Travel, mengetahui hotel dan rencana membokingnya.

Anda bisa melakukan pencarian advance atau tingkat lanjut dengan mudah. Jika di Google harus mengisi manual maka di Bing ada menu untuk mempermudah menambahkan query atau kode. Di bawah kotak pencarian klik Advance (tidak muncul di menu utama, muncul setelah melakukan pencarian), maka nanti akan keluar menu untuk pengaturan pencarian lebih lanjut.


Untuk pencarian images, BING memberikan kemudahan untuk mencari images sesuai dengan parameter size, layout, colour, style dan pople.


Hal yang paling menghebohkan adalah fasilitas pencarian video, dengan mudah kita bisa mencari video sesuai dengan kata kunci yang kita berikan dan parameter length, screen size, resolution dan source Hal ini banyak menyulut pro dan kontra, karena dengan mudahnya kita bisa mendapatkan video porno bahkan menjalankannya di browser.


Hal terbaru yang juga tidak dimiliki oleh Google adalah muncul preview jika mouse kita tahan salah satu hasil pencarian.


BING memang menjanjikan hal yang lebih baik, tapi Google lebih dulu membudaya bahkan lebih dari itu, di dunia maya search engine sangat identik dengan Google. Mampukah BING menandingi Google ? kita tunggu hasilnya.

Read More

Monday, June 1, 2009

Google Wave; "Facebook" Baru Dari Google


Kalo liat dari screensyutnya sekilas seperti Facebook, situs pertemanan yang sedang booming di Indonesia. Secara sekilas, Google Wave dapat disebut sebagai 'pernikahan' antara e-mail dan instant messaging. Namun lebih dari itu, Wave juga memungkinkan kolaborasi secara langsung terhadap dokumen online layaknya wiki.

Google Wave merupakan platform komunikasi via internet terbaru yang sedang dikembangkan oleh Google. Di balik Wave adalah Rasmussen bersaudara, dua orang yang bertanggungjawab atas Google Maps.

Wave pertama kali diperkenalkan pada konferensi Google I/O di San Francisco pada 27 Mei 2009. Seperti dikutip detikINET dari TechCrunch, Senin (1/6/2009), Wave disebut-sebut sebagai 'wujud e-mail jika diciptakan pada masa kini'.
Berikut beberapa hal yang didemonstrasikan Lars dan Jens Rasmussen serta tim Google Wave lainnya:

* Mengirimkan pesan secara bergantian layaknya e-mail.

* Melakukan chat langsung layaknya instant messaging dalam antarmuka yang sama.

* Berbagi dokumen dengan drag-drop dari desktop ke browser.

* Mengalihkan sebuah Wave menjadi konten untuk dipublikasikan layaknya blog.

Namun hal paling 'besar' dari Wave adalah kenyataan bahwa teknologi ini tidak dikunci oleh Google. Siapapun bisa menggunakan Wave dan memanfaatkannya untuk memperkuat situs mereka.

Seperti e-mail, Google Wave pun bisa diadopsi oleh sebuah perusahaan menjadi sebuah platform komunikasi di perusahaan tersebut. Dan sama seperti e-mail, Google Wave bisa dijalankan dari server perusahaan tersebut tanpa tergantung ke pihak lain -- termasuk Google.

Platform yang terbuka itu memungkinkan penyedia layanan berbasis Google Wave bisa saling berkomunikasi. Ini berbeda dengan layanan komunikasi 'baru' seperti Twitter atau layanan pesan di dalam Facebook yang 'terkunci' pada masing-masing penyedia layanan.

Sumber : www.detikinet.com
Read More