Tuesday, July 28, 2009

Memindahkan Posting dari Blogger ke WordPress

Ternyata memindahkan semua tulisan yang ada di Blogger/Blogspot ke wordpress sangat mudah WordPress meberikan kemudahan untuk migrasi, entah apa alasannya yang jelas wordpress ingin para blogger tidak menemui kesulitan jika suatu saat pindah ke wordpress.

Seperti yang telah saya lakukan, sebelumnya saya mempunyai blog di http://lutfi-unijoyo.blogspot.com, hanya dengan beberapa langkah mudah saya pindahkan semua tulisan di blogger ke blog bari saya di http://nadzim.wordpress.com, waktu yang dibutuhkan juga sangat singkat, untuk 53 tulisan hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari 1 menit. Bahkan bukan hanya tulisan/posting saja yang berpindah, kategori dan komen juga ikut. Hebat bukan?

Langkahnya sangat mudah :

1. Login di account wordpress, masuk de dashboard

2. Pilih dropdown menu Tool >> Import

3. Pilih jenis blog yang mau di import yaitu Blooger

4. Kalau dalam keadaan login di account blogger, kita hanya tinggal tekan tombol Authorize

5. Kalau tidak dalam keadaan login di account blogger, masukkan account blogger dan Authorize

6. Akan muncul daftar blog yang kita kelola di Blogger, serta jumlah tulisa/posting

7. Saya pilih blog bE oPeN SoURcE yang akan di import, dan klik tombol import

8. Tunggu sekitar 1 menit, maka semua tulisan di blogger sudah tercopy ke blog wordpress

wordpressimport

Mudah kan? Selamat mencoba ……

Read More

Mengembalikan Bootloader Grub Yang Dihapus Windows

Bootloader Grub Ubuntu Dihapus Windows: Instal Ulang

Jika kita menjalankan sistem dual-boot (Linux dan Windows), mungkin pernah terjadi bootloader grub pada master boot record (MBR) terhapus. Apa lagi kita sering mendapatkan Windows makin lemah kinerjakan dan perlu diinstal ulang, misalnya 6 bulan sekali. Saat instalasi Windows, jika grub ada di MBR maka otomatis dihapus oleh Windows.

Bagaimana cara mengembalikan GRUB ke MBR tersebut?, ikuti langkah singkat berikut:

(1) Boot menggunakan LiveCD Ubuntu (atau BlankOn)
(2) Buka Terminal (console) dan ketik 3 perintah di bawah setelah menjalankan grub. (hd0,0) menyatakan harddisk pertama partisi pertama, yaitu lokasi MBR. Jika GRUB diletakkan di partisi lain, sesuaikan.

sudo grub

> root (hd0,0)
> setup (hd0)
> exit

Reboot (keluarkan livecd), dan boot menu sudah kembali seperti semula.

Bagaimana jika entri Windows tidak ada di dalam boot menu dari grub?

Ini sangat mungkin jika kita menginstal Linux sebelum adanya Windows di salah satu partisi. Setelah Linux (Ubuntu) berjalan, masuk ke console (Terminal). Buka file menu.lst menggunakan suatu editor.

sudo gedit /boot/grub/menu.lst

Akan terlihat contoh entri dari Windows, hilangkan semua tanda komentar dan sesuaikan (hd0,0) dengan partisi di mana Windows saat ini berada.

# title Windows 95/98/NT/2000
# root (hd0,0)
# makeactive
# chainloader +1

Jika Windows terinstal pada partisi ketiga, maka (hd0,0) diganti menjadi (hd0,2).

Semoga bermanfaat.

Sumber asli : http://komputasi.wordpress.com

Read More

Sunday, July 26, 2009

Maksimalkan Bandwidth Internet di Windows XP

Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, so.. jika anda ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :

1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik Administrative Templates
6. kemudian Klik Network
7. setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply,ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer


Semoga bermanfaat


Sumber : mkiosonline.blogspot.com

Read More

Monday, July 20, 2009

DHCP Server Di Windows XP Dengan Tftpd32

Sebenarnya Tftpd32 merupakan FTP server yang dilengkapi dengan fasilitas DHCP server, tapi saya lebih tertarik menggunannya sebagai DHCP server karena proses konfigurasinya yang sangat mudah. Fungsi FTP server kurang mentereng jika dibandingkan dengan FileZilla server dan Xlight FTP.


Paket Tftpd32 ini bisa didownload di http://tftpd32.jounin.net/tftpd32_download.html, ada beberapa jenis paket yang bisa dipilih yaitu installer lengkap, service edition dan source code. Versi terbaru adalah Tftpd32 v 3.33.


Saya memilih paket Tftpd32 Service Edition, karena tidak terlalu ribet untuk konfigurasi. Proses instalasinya juga cukup mudah.


Keterangan :

Eth0 : 192.168.1.2/24 ke modem speedy

Eth1 : 10.10.10.100/24 ke switch client


IP pool statrting address : IP address awal yang disewakan

Size of pool : Banyaknya IP yang mau disewakan

Boot file : Diisi boot file kalau menggunakan thinclient (optional)

Wins/DNS Server : Wins/DNS Server yang dipakai (saya pakai DNS speedy)

Default router : router / gateway

Mask : netmask

Domain Name : Nama domain (optional)


Kalau konfigurasi sudah benar klik Save, ada kotak dialog yang minta service di restart agar konfigurasi baru bisa berfungsi, bisa mengklik kanan tray icon Tftpd32 dan pilih Tftpd32 restart service atau buka service di Control Panel – Administrative Tools.




Mudah kan? Selamat mencoba.

Read More

Sunday, July 19, 2009

Install FTP Server di Windows XP Dengan FileZilla Server

Susah-susah gampang mencari aplikasi server yang open source di platform windows, hampir semuanya berbayar hanya beberapa yang open source. Ketika saya minta bantuan Mbah Google mencari server FTP di platform windows, dua teratas terfavorit muncul File Zilla dan Xlight FTP.


Untuk kali ini saya mencoba belajar mengkonfigurasi File Zilla, bisa didownload di http://filezilla-project.org/download.php?type=server atau bisa juga dicari di http://sourceforge.net. Karena baru belajar, saya hanya download file setup saja, meskipun sorce code nya juga disertakan.


Proses instalasinya cukup gampang (biasa windows tidak pernah membuat user berpikir), klak-klik aja, trus finish deh. Pada proses instalasi akan ditanyakan port yang akan digunakan untuk FileZilla Server Interface, secara default port yang digunakan adalah 14147, saya coba menggunakan port 1414.


Konfigurasi :


Buka FileZilla Server Interface di Start - Program - FileZilla server, muncul kotak dialog Connect to server. Isikan server address dengan IP FTP server atau 127.0.0.1 Kalau kita konfigurasi dari localhost. Default Administration password blank, jadi biarkan kosong, dan klik OK.



Tampilan awal FileZilla Server Interface seperti gambar di atas, untuk memulai konfigurasi pilih Edit – Setting, yang perlu diperhatikan :

- Port On Wich ….. adalah port yang digunakan admin interface

- IP Address which are Allowed ….. adalah daftar IP Address yang diijinkan connect ke admin interface.

- Change admin password untuk mengubah password admin.



Langkah selanjutnya membuat user dan group yang dijinkan mengakses FTP Server.

Untuk membuat group pilih menu Edit – Gorup. Klik Add untuk menambah group.



Untuk membuat user pilih menu Edit – Users. Klik Add untuk menambah user, dan jangan lupa menentukan folder yang akan di share, pilih page Shared Folder.




Kalau konfigurasi benar, FileZilla server sudah siap kita tes di browser, buka browser isikan di address bar ftp://10.10.10.16 (IP Address server FTP yang saya gunakan 10.10.10.16), jika muncul kotak dialog user dan password isikan dengan salah satu user yang sudah kita buat, biarkan password kosong, hasilnya seperti gambar di bawah ini :



Tampilan di FileZilla Server Interface saat ada request dari client :



Selamat mencoba … !
Read More

Monday, July 6, 2009

New PCMedia Antivirus (PCMAV 2.0c) Juni-Juli 2009

PCMAV 2.0c + Update B4


Sebelum menggunakan PCMAV ada baiknya anda baca file readme.txt yang disertakan dalam paket.

PC Media Antivirus (PCMAV) 2.0c
Copyright (c) 2006-2009 Majalah PC Media
A member of Pinpoint Publications
Read More