Untuk mengatasi rebutan bandwidth internet antar client dibutuhkan pembagian bandwidth, bisa dibayangkan jika tanpa pembagian bandwidth, jika satu cilent saja download menggunakan addons Downthemall milik mozilla firefox saja yang hanya bisa memecah proses download maksimal 10 part (1 client download dianggap ada 10 client melakukan permintaan download secara bersama), maka habislah bandwidth disedot oleh 1 client saja. Apalagi dengan menggunakan download accelerator yang lain (getRight, IDM, DAP) yang bisa memecah proses download sampai 100 part. Untuk urusan bandwidth management (pembagian bandwidth) ini aplikasi yang cukup mudah digunakan di lingkungan Linux adalah HTB Tools.
Karena saya menggunakan Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, maka saya akan sedikit sharing tentang instalasi HTB Tools di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope.
Pertama download paket HTB Tools terbari di http://htb-tools.skydevel.ro/download.php, saya menggunakan HTB-tools-0.3.0a-i486-1.tgz
ekstrak file nya, dengan perintah
$sudo tar -zxvf HTB-tools-0.3.0a-i486-1.tgz
Hasilnya akan muncul folder etc, install, sbin dan usr di /home/user/. Pindahkan isi semua folder $sbin nya HTB tools di /sbin server dengan perintah :
$sudo mv /home/user/sbin/htb /sbin
$sudo mv /home/user/sbin/htbgen /sbin
$sudo mv /home/user/sbin/q_checkcfg /sbin
$sudo mv /home/user/sbin/q_parser /sbin
$sudo mv /home/user/sbin/q_show /sbin
Pindahin folder htb di /home/user/etc ke /etc nya server dengan perintah :
$sudo mv /home/user/etc/htb /etc
Ubah nama file yang ada di /etc/htb dengan menghilangkan kata new dengan perintah :
$sudo mv /etc/htb/eth0-qos.cfg.new /etc/htb/eth0-qos.cfg
$sudo mv /etc/htb/eth1-qos.cfg.new /etc/htb/eth1-qos.cfg
Pindahkan file /home/user/etc/rc.d/rc.htb.new ke /etc/init.d/ dan ubah nama filenya menjadi rc.htb dengan perintah :
$sudo mv /home/user/etc/rc.d/rc.htb.new /etc/init.d/rc.htb
Ubah permision rc.htb agar bisa di eksekusi dengan perintah :
$sudo chmod 755 /etc/init.d/rc.htb
Mulai konfigurasi eth0-qos cfg dan eth1-qos cfg sesuai kebutuhan, Jika interface yang berhubungan langsung dengan client adalah eth1 maka yang kita konfigurasi eth1-qos cfg.
$sudo nano /etc/htb/eth1-qos.cfg
-- contoh konfigurasi --
# Pengaturan bandwidth warnetku
class LAN_1 {
bandwidth 384;
limit 384;
burst 2;
priority 1;
que sfq;
client pc1 {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.2/32;
};
};
client pc2 {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.3/32;
};
};
client pc3 {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.4/32;
};
};
client pc4 {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.5/32;
};
};
client pc5 {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.6/32;
};
};
client admin {
bandwidth 64;
limit 128;
burst 2;
priority 1;
src {
192.168.1.1/32;
};
};
};
Kalau konfigurasinya benar makan HTB Tools sudah bisa dijalankan, jalankan HTB Tools nya dengan perintah :
$sudo /etc/init.d/rc.htb start_eth1
Kalau ingin HTB Tools tersebut bisa langsung dijalankan saat booting (komputer baru dinyalakan), tambahkan baris perintah tersebut di file /etc/rc.local
Kalo mau lihat hasilnya jalan trafic nya bisa dilihat dengan perintah :
$sudo /etc/init.d/rc.htb show_eth1
Kalo mau mematikan HTB Tools dengan perintah :
$sudo /etc/init.d/rc.htb stop_eth1
Selamat mencoba, semoga sukses



18 comments:
Kalo mau memanajemen bandwith berdasarkan waktu gimana pak???
Terimakasih.
coba deh pake htbinit, bisa dilihat di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Bandwidth_Manajemen_Menggunakan_HTB
di situ ada parameter waktunya ....
Setelah sebentar baca yang htbinit, ternyata emang bener2 rumit. SAya tunggu aja tulisan dari P Lutfi aja mengenai htbinit.
pak saya udah nyeting HTB Tools dan alhamdulillah sukses,,trus pas sy liat trafic'nya di
/etc/init.d/rc.htb show_eth1
yg kluar ko cm trafic di laptop sy, sedangkan trafic pnya'nya kompi yg laen ko g muncul,,??kira2 ap'nya Y pak,,??mohon pencerahan'nya,,
@Animonim : Pertama pastikan eth1 itu adalah eth yg terkoneksi ke client, trus lihat settingan IP di /etc/htb/eth1-qos.cfg, pembagian bandwidth itu bisa per host (IP host X.X.X.X/32) bisa juga per network (network X.X.X.0/24 sesuai sbnet network anda). Silahkan dicek apakah setting IP anda sudah benar ...
Terima kasih
Bagaimana kalau pembagiannya menggunakan MAC address client.
Bisa nggak ya?
mas lutfi
apa bedanya htb tool dengan webhtb terus klo dah terlanjur terinstall bagaimana cara uninstall nya mas.
cara uninstall program pada ubuntu server 8.10
Adrian
webhtb hampir sama dg htbtools, cuman webhtb ada tampilan webnya (web interface). saya blm pernah coba webhtb, tp saya baca referensi webhtb untuk pembuatan interface, class dan clients-nya bisa lewat web interface. instalasi htbtools dan webhtb hanya copy file, so untuk remove delete aj file-nya
biar auto star kodenya yang mana di taruh nieee
@phitoosh, ya yg start boz ...!
sudo /etc/init.d/rc.htb start_eth1
mas lutfi saya dah coba langsung delete dan remove file dan directorynya tapi ga bisa mas service dah di stop dicoba langsung delete melalui winscp berhasil ke delete tapi pas check langsung di servernya masih ada datanya. untuk memastikannya saya coba buka langsung data yg sdh saya delete melalui winscp dibuka dengan pico di server, ternyata data itu masih ada mas.
akhirnya saking keselnya saya timpa lagi aja tuh data webhtb dengan webhtb lagi dengan download source yg sama dan versi yg sama juga.
yg saya takut kan apakah nanti akan ada efek tersendiri kebelakngnya mas atas ulah saya menimpa data yg sudah ada itu mas
mohon pencerahannya mas.
Adrian
@Adrian, sebenarnya ga masalah kok walaupun webhtb itu ga d remove. krn webhtb tidak menjadi service, nah pastikan saja servicenya tdk auto-start. Untuk remove forder webhtb, kalau diinstal di Karmic Koala, kayaknya forder tersebut set ownernya ke user root dan www-data. coba aja pke ssh n pake sudo.
kalau tambah webhtb kira2 gimana saya udah instal htbtoolnya sih dah lancar ... jadi pengen lihat tampilan webnya pake htb tool karna setting mrtg gagal oi
tepat sekali mas lutfi webhtb memang set owner foldernya tinggal folder tersebut diberi permit agar bisa di akses oleh apache.
sekarang problem resolv semua mas
terimakasih atas pencerahan dan kesabarannya membaca dan menjawab permasalahan saya mas
sekali lagi terimakasih banyak
Adrian
@phitoosh monggo di coba massss
@Adrian .. sama2, sharing ya klo sedang coba hal2 baru ... trimakasih
@ mas lutfi
mas kayanya semua yg bakalan saya coba mungkin mas Lutfi sdh coba.
sekarang ini saya lagi coba ngoprek postfix, bikin folder sharing, dan firewall menggunakan ipaddress + macaddress pada iptablesnya.
untuk postfix sdh berhasil mas folder sharing sudah tinggal firewall masih ada yg mau dioprek blum sreg dihati.
hehehe kellihatan serakahnya yah mas, 1 belum dikuasai dah ngoprek2 yg lain...
wismilak mas???
Adrian
interface saya yang terhubung ke LAN adalah eth2 dengan ip alias eth2:0..
mohon pencerahannya gmn..
Post a Comment