Wednesday, November 24, 2010

Untangle, Aplikasi Firewall Multi Fungsi

Untangle adalah sebuah sistem operasi yang didesain khusus untuk difungsikan sebagai firewall, sehingga untangle ini khusus dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi firewall yang sangat dibutuhkan untuk konesi internet.

Berbasis linux debian dengan aplikasi pendukung java, untangle menjadi pilihan bijak baik bagi pemula maupun untuk keperluan enterprise, karena semua konfigurasi melalui web interface. Pilihan paket yang bisa diambil adalah : Premium, Education dan Lite. Tentu saja untuk penggunaan enterprise telah dilengkapi dengan aplikasi berbayar, yaitu :


  • Live Support – Real people with real knowledge to help when you’re stuck
  • eSoft Web Filter - Blocks 100 Million+ sites in 57 categories, plus new ones in real time
  • Kaspersky Virus Blocker – Best-of Breed antivirus protection, at your gateway to the Internet
  • Commtouch Spam Booster – An extra layer of protection against bulk email
  • WAN Balancer - Allocate traffic across up to six separate Internet connections
  • WAN Failover – Automatically switch traffic to an alternate connection
  • Policy Manager - Create multiple user- and time-based policies for web and remote access
  • Directory Connector – Use your Microsoft Active Directory server to simplify policy management and reporting
  • Branding Manager – Use your own logo and messaging on Untangle server and block screens
  • Bandwidth Control – Bandwidth Control allows administrators to control and visualize the use of their network on a finely grained level.


Tapi secara umum, Untangle patut untuk dicoba. Aplikasi free yang bisa diinstall antara lain : 


  • Web Filter – Prevents access to undesirable web sites
  • Virus Blocker – Prevents viruses from reaching computers on the network
  • Spam Blocker – Stops junk email from getting through
  • Ad Blocker – Blocks online adverts that waste network capacity
  • Attack Blocker – Stops denial of service (DOS) attacks
  • Phish Blocker - Protects people from identity theft "phishing"
  • Spyware Blocker - Protects people from websites that install malware
  • Firewall - Hides your network from the Internet
  • QoS – Allows internet traffic prioritization
  • Intrusion Prevention – Protects the network from hackers
  • Protocol Control - Blocks protocols for online games, IM & P2P
  • OpenVPN – Allows secure remote access to the internal network
  • Reports - Shows who is doing what online
  • Automatic updates - No need to install updates - we do it for you



Kolo berminat mencoba bisa langsung ke situr resmi Untangle
Read More

Tuesday, November 16, 2010

Visualisasi Dan Monitoring Jaringan Menggunakan Etherape

Ga ada kerjaan di H-1 Hari raya Iedul Adha, iseng aku bongkar2 rak buku di Labsi. Dapet deh majalah info-linux lawas edisi 01/2010. Ada satu hal menarik yang aku temui di majalah ini yaitu monitoring aktivitas jaringan dengan mode visual menggunakan etherape. Sebenarnya juga dibahas tentang Lanmap, tapi karena hasilmonitoring hanya berupa capturing ke file image 2D (tidak realtime) saya tidak terlalu tertarik.

Instalasi Etherape tidak terlalu sulit di Ubuntu, karena sudah ada di repo (saya tes di Ubuntu 10.04). 

$sudo apt-get install etherape

setelah sukses terinstall, jalankan dengan perintah : 

$sudo etherape

Akan muncul window utama etherape, pastikan setting ethernet yang mau dimonitoring dengan memilih menu Capturing | Interfaces | ethx. (x menunjukkkan index ethernet yang akan dimonitor, bisa eth0, eth1 atau yang lainnya). hasilnya akan seperti ini : 


Bahkan etherape ini bisa difungsikan untuk membaca file interpreter file output dari aplikasi tcpdump. Caranya bisa anda baca di majalah Info Linux edisi 01/2010 (hehehe ... sedikit bantu promosi)

Selamat mencoba. 



Read More

Thursday, September 9, 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H




Untuk blogger di Indonesia dan di dunia,Lutfi dan Keluarga mengucapkan : 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H Minal aidzin wal faidzin, 
mohon maaf lahir dan bathin.
Read More

Thursday, July 22, 2010

Install DNSBench Di Ubuntu

DNSBench adalah aplikasi untuk membandingkan performa DNS-DNS yang akan digunakan di komputer kita. Tujuannya adalah mendapatkan DNS yang paling cocok digunakan agar internet yang digunakan tidak terganggu hanya karena kita memakai DNS yang salah. Baca juga tulisan temen kita ini.

Jika anda menggunakan Windows mungkin tidak akan bermasalah untuk mendownload dan menginstall aplikasi DNSBench ini, karena sudah dalam bentuk exe, tapi bagi pengguna Linux khususnya Ubuntu (apalagi newbi seperti saya) pasti agak kesulitan, karena yang disediakan dalam bentuk source code, sehingga untuk menginstallnya kita harus compile sendiri.

Bagi Ubuntuer jangan berkecil hati, pergi saja ke GetDeb.Net, aplikasi DNSBench atau namebench (versi GetDeb) bisa diinstall langsung tanpa memikirkan tetek bengek. 

Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini :

Use the following instructions:
  1. Install the getdeb package.
  2. Or configure the repository manually:
    Go to System-Administration-Software Sources, Third-Party Software tab, Add:
    deb http://archive.getdeb.net/ubuntu karmic-getdeb apps
    Add the repository GPG key, open a terminal window and type:
    wget -q -O- http://archive.getdeb.net/getdeb-archive.key | sudo apt-key add -
  3. Click the "Install this now" button below the screenshot of the desired application.
  4. If you are using Kubuntu please check bug 476853.

Selamat mencoba!!

Read More

Tuesday, May 4, 2010

Server Mirror-ku Sapeh

Melihat server mirror di kantorku (satu-satunya universitas negeri di Madura), hati menjadi miris. Hanya menggunakan IBM server XSeries terendah dengan spesifikasi Xeon 3065, 1GB DDR2-667 ECC, 160GB HDD SATA, DVD-ROM, VGA ATI 16MB, GbE NIC, Tower Case, server mirror ini sudah bisa berjalan dan menyediakan master ISO ubuntu terbaru dan server repo terbaru.

Server yang hanya menyediakan koneksi lokal ini, untuk tetap hidup terpaksa file ISO master yang lama dihapus beserta repo-nya. bahkan usulan agar server ini bisa terkoneksi ke internet harus terhambat dengan sejuta alasan. Padahal koneksi internet hukumnya wajib bagi server mirror ini agar senantiasa ter-update.

Untuk menyediakan content terpaksa kami sebagai pengelola medownload file iso dan reponya di luar kampus, atau menyalin dari teman-teman komunitas linux lain di luar kampus.

Ada apa sebenarnya dengan kampus ini? mengapa open source mendapatkan tempat yang tidak terlalu layak sebagai salah usaha untuk memerangi kejahatan hak cipta yang telah menempatkan Indonesia di daftar hitam bersama-sama negara-negara pembajak lainnya?

Apakah penjelasan manfaat server mirror ini belum cukup, yang diantaranya :
memberikan kemudahan bagi pengguna open source untuk mendapatkan file iso dan mengapdate aplikasinya melalui server lokal, sehingga dapat mengurangi traffic internet. Terlebih ini juga memberikan jaminan bagi rekan-rekan yang masih ragu-ragu untuk migrasi dari produk berbayar bahwa menggunakan produk open source juga disediakan layanan/servis layaknya produk berbayar, bahkan layanannya bisa didapatkan secara free juga.

Penjelasan seperti apa sebenarnya yang bisa di pahami oleh para stake holder di kampus ini? tidak bisakah mereka melihat kampus-kampus besar juga memberikan perhatian yang sama besar terhadap open source, walaupun sudah ada Campus Agreement dengan penyedia software berbayar. Lihatlah Universitas Indonesia dengan kambing-nya, ITS dan UGM dengan repo-nya, bahkan unej yang juga dilirik sebagai cyber campus dengan mirror-nya.

Kampusku tercinta yang pada dies natalis tahun 2009 memproklamirkan sebagai kampus berbasis IT, ternyata masih sedikit sekali mengerti tentang IT.
Read More

Monday, April 5, 2010

Tersiksa, Menahan Diri Untuk Tidak Menggunakan Windows

Adalah hal yang cukup membuat diri tidak nyaman, mungkin itulah kata-kata yang tepat untuk saat ini bagi saya untuk memilih sistem operasi yang tepat untuk komputer dan laptop.
Dalam hati kecil saya harus mengakui bahwa Windows masih sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan penting, misalnya beberapa sistem informasi yang digunakan di kantor masih bekerja di platform Windows. Meskipun dipaksakan (karena hampir tiap hari harus berperang melawan program-program jahat, aka virus, malware atau penyakit-penyakit aneh bawaan Windows seperti hang), saya tetap harus menginstal sistem operasi Windows di komputer atau laptop saya. 
Walapun saya tidak terlalu dipusingkan oleh lisensi Windows, karena kantor saya "kabarnya" telah membayar lisensi khusus pendidikan untuk produk-produk Microsoft yang digunakan di kantor, tapi saya tetap lebih enjoy menggunakan LINUX. 
Saya juga mengakui kalau tidak terlalu familiar menggunakan LINUX (mungkin bisa dibilang "Pengguna Baru"). Selain tidak terlalu dipusingkan oleh masalah virus dan penyakit hang, ketidakfamiliaran saya terhadap LINUX itulah yang membuat saya ENJOY menggunakan LINUX. Saya harus banyak belajar untuk menggunakan LINUX, dan saya merasa "lebih tahu" tentang komputer setelah menggunakan LINUX.
 
Saya bermimpi, suatu saat semua aplikasi di kantor sudah tidak tergantung pada Windows lagi dan teman-teman juga tidak menggunakan Windows, sehingga saya tidak perlu tersiksa lagi, menahan diri untuk tidak menggunakan Windows.
Read More

Wednesday, March 24, 2010

Install Canon IP1880 di Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Setelah C90 saya head error akibat sering padamnya listrik secara mendadak, akhirnya saya kembali menggunakan printer Canon IP1880 yang udah lama tidak dipakai karena install drivernya ribet di Ubuntu. 
Tapi hari ini saya menemukan cara install driver di Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang cukup mudah, dan saya temukan di sini 
Saya sudah membandingkan dengan referensi lain, dan ini memang termudah. trims to http://arirocks.blog.com.
Read More

Monday, March 22, 2010

Tribute to Palestine

Saya tidak bisa berkata apa-apa ...
Lihatlah sendiri dengan hatimu,
Rasakan detak dalam jantungmu ...
Detak keinginan,
Berkumpul dengan kekasih-Nya...


Untuk keyakinan para Mujahid Palestina ....


Read More