Friday, December 30, 2011

Karapan Sapi, Wisata Unggulan Madura

Karapan Sapi, pasti semua orang yang yang mendengar pasti berpikir tentang Madura. Iya benar karapan sapi memang budaya asli Madura dan karapan sapi dari dulu menjadi produk wisata unggulan yang dikenal sampai luar negeri. Karapan sapi sendiri merupakan lomba adu cepat sapi-sapi jantan yang dikendalikan oleh seorang joki. Karapan sapi di Madura menjadi populer karena keunikannya. Untuk lebih jelasnya saya mengulasnya dengan pengalaman dan bahasa sendiri tanpa literatur/sumber karena saya adalah putra asli Madura.


Istilah dalam Karapan Sapi
Karapan sapi atau dalam bahasa Madura "kerrabhen sapeh" merupakan lomba adu kecepatan lari dari dua ekor sapi jantan yang disatukan/ditautkan oleh  sejenis kayu pahatan yang disebut "pangonong". "Pangonong" sendiri menjadi satu dengan "kaleles" yang dijadikan tempat bagi joki atau disebut "tokang tongkok". Sedangkan untuk alat pacu digunakan alat yang terdiri dari sebatang kayu berpaku.

Karena karapan sapi adalah lomba adu cepat, tentu saja tidak sembarang sapi bisa dipilih. "Sapeh kerrab" demikian istilah untuk jenis sapi yang dijadikan tunggangan dalam karapan sapi dipilih berdasarkan keturunan, struktur tulang, jaringan otot dan lingkungan kesehatan. Sapeh kerrab harus diberikan jamu secara teratur minimal 1 minggu sekali berupa telur ayam kampung (10 - 25 buah telur) dan madu. Bahkan jika masa karapan sudah dekat, jamu diberikan tiap hari. Sapeh kerrap ini juga harus menjalani latihan rutin yang biasa disebut "ngetren". Karena perlakuan inilah untuk sapi jenis ini bisa berharga puluhan sampai ratusan juta.

Pangonong dan kaleles sebagai alat pengikat dua sapi dan tunggangan bagi tokang tongkok juga harus dipilih dari kayu pilihan yang kuat. Tidak jarang pangonong juga diberi ukiran untuk lebih mempercantik penampilan sapi. Pangonong dan kaleles bisanya juga dicat dengan warna kebanggaan pemilik, motif catnyapun bisa berupa ukiran yang menarik.

Tokang tongkok biasanya dipilih dari anak-anak yang tidak mempunyai berat badan lebih untuk menghindari beban bagi sapi. Tokang tongkok harus kuat dan mempunyai keseimbangan yang baik karena ia yang bertugas mengendalikan sapi dan memacu kecepatan sapi. Tokang tongkok memegang dua buah alat pacu batang kayu berukuran panjang sekitar 30 cm dan diameter 3-5cm yang sebagian ujungnya diberi lingkaran paku-paku sepangang 10-15 cm. Tujuan alat pacu ini adalah memberikan rasa sakit pada sapi agar bisa berpacu lebih kencang.

Karapan sapi dengan iringan musik 'saronen'

Hal menarik lain adalah karapan sapi ini dilengkapi dengan musik yang diberi nama "saronen" yang terdiri dari alat tiup seperti terompet lurus dan gong. Saronen ini yang biasanya mengiringi sapi dari rumah pemilik menuju arena karapan. Seragam pemain musik saronen yang nyentrik, bunyinya yang khas dan disertai tarian adalah tontonan menarik bagi masyarakat yang dilewati oleh iring-iringan sapeh kerrab.

Even Karapan Sapi
Event yang rutin bagi karapan sapi bisayanya diadakan secara teratur tiap tahun dan modelnya berjenjang, dari tingkat kecamatan, kawedanan, kabupaten sampai tingkat karesidenan (biasa disebut "gubeng" dengan memperebutkan pila presiden). Tapi biasanya ada event lain yang diadakan selain event-event tersebut diatak seperti :
1. event untuk memeperingati ulang tahun sebuat institusi seperti : Piala Kodim, pilala Kapolda, atau HUT daerah.
2. event khusus diadakan untuk menyambut tamu, atau disebut "kerrabhen sapeh onjengan" atau karapan sapi undangan.

Karapan Sapi dan Harga Diri
Yang lebih menarik dari karapan sapi adalah, bukan hadiah semata yang diincar oleh para pemilik sapeh kerrab, melainkan harga diri. Kalau dilihat dari hadiah, sudah jelas tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli dan merawat sapi-sapi tersebut. Pemilik sapeh kerrab akan dianggap "jago" atau martabatnya dianggap tinggi jika sapi-sapinya menang. Oleh karena itu, pemilik sapeh kerrab umumnya adalah orang berduit dan bertujuan untuk mencari pengaruh seperti kepala desa atau klebun atau orang-orang terkaya di kampung.


Mungkin hal inilah yang membuat karapan sapi di Madura begitu spesial, walaupun di beberapa daerah juga ada karapan sapi sejenis, tapi struktur sosial masyarakat Madura yang membuat karapan sapi Madura ini begitu beda. Tidak salah jika jika karapan sapi Madura menjadi budaya unggulan Madura baik di dalam negeri ataupun di luar negeri.

(Sebagai kontribusi bagi Komunitas Blogger Madura, Blogger Nusantara dan IDBlogNetwork)

Read More

Wednesday, December 21, 2011

SMS Gateway di Ubuntu Menggunakan GAMMU (2)

Melanjutkan postingan yang lalu tentang SMS Gateway di Ubuntu Mnenggunakan Gammu (1), kali ini saya fokuskan untuk testing sms gateway menggunakan gammu-smsd yang sudah dibuat di SMS Gateway di Ubuntu Mnenggunakan Gammu (1), dengan menggunakan web interface. Saya menemukan aplikasi web interface untuk sms gateway ini melalui mbah google, tapi saya lupa sumber aslinya, jadi mohon maaf bagi penulis asli dari aplikasi sms web ini jika saya tidak bisa menyebutkan sumbernya, dan secara pribadi saya ucapkan terima kasih.

Aplikasi sms web ini bisa langsung di integrasikan dengan database yang telah diinisiasi waktu konfigurasi gammu. Aplikasi ini menampilkan 4 tab yaitu: inbox, outbox, kirim pesan dan system info.

Tampilan tab Inbox 

Tampilan tab kirim sms

Tampilan tab System info

Download saja aplikasi webnya di sini dan databasenya di sini, ekstrak aplikasi di web direktori anda dan jangan lupa import database sqlnya di database yang sudah dibuat di postingan yang lalu yaitu SMS Gateway di Ubuntu Menggunakan Gammu (1). Jika tab system info sudah bisa membaca imei modem serta status send dan receive sudah "yes" berarti aplikasi sms web ini sudah bisa di testing.

Kita bisa memodifikasi aplikasi sms web interface tersebut sesuai kebutuhan, misalnya untuk polling sms, contohnya  aplikasinya bisa download di sini


Selamat mencoba ... (maaf postingan kedua ini sangat lama karena berbagai kesibukan).
Read More

Friday, October 21, 2011

SMS Gateway di Ubuntu Menggunakan GAMMU (1)

Sebenarnya cukup mudah membat SMS Gateway di Ubuntu, karena paket-paket yang dibutuhkan sudah tersedia di repository. SMS Gateway di Ubuntu merupakan aplikasi yang biasa dugunakan untuk membuat pusat pengaduan mengunakan sms gateway, polling sms, ataupun pengiriman saran dan kritik menggunakan sms gateway.

Untuk percobaan ini saya menggunakan modem GSM Huawei e153, Huawei terkenal sangat kompatibel dengan linux, sehingga untuk beberapa kasus Huawei masih menjadi pilihan bagi pengguna Linux, baik untuk koneksi internet atau membangun server sms gateway di Ubuntu.

Linux yang saya gunakan masih Ubuntu 10.04 LTS (katanya sih LTS disamping long Term Service, juga stabil), paket sms daemon-nya saya menggunakan GAMMU-SMSD. GAMMU sudah mendukung database MySQL, PostgreSQL dan SQLite.

Langkah pertama tentu saja, koneksikan modem usb ke port usb kompie, dan cek apakah dikenali dengan baik dan terdeteksi di port mana.

$lsusb

$dmesg


Terlihat usb modem Huawei terdeteksi di port /dev/ttyUSB0.

Tinggal install paket gammu-smsd, pastikan anda terkoneksi ke repositori.

$sudo apt-get install gammu-smsd

dan setting file konfigurasi gammu-smsd di /etc/gammu-smsdrc

$sudo nano /etc/gammu-smsdrc


Konfigurasi yang di set hanya port modem dan kecepatan koneksi modem, jika menggunakan database pastikan setting service database yang digunakan, nama database, user dan password untuk akses ke database.

Jalankan gammu-smsd

$sudo /etc/init.d/gammu-smsd start


SMS Gateway siap digunakan, tinggal cari aplikasi antar muka untuk proses pengiriman dan penerimaan sms (akan dibahas di bagian 2)


Read More